Selain obat, coba makanan penurun panas ini bila terserang demamBagikan

Demam bisa disembuhkan dengan mengonsumsi makanan penurun panas. Sebagian besar panas demam disebabkan oleh penyakit ringan seperti flu dan pilek.
Makanan Penurun Panas
faktagizi.com

Semua orang pasti pernah mengalami gejala panas demam. Perlu diketahui sesungguhnya panas demam adalah alarm yang memberitahukan adanya hal yang tidak beres dengan fungsi tubuh. Pemicunya bisa penyakit ringan atau penyakit berbahaya yang mengancam jiwa.

Panas demam cukup menganggu aktivitas keseharian. Kondisi ini yang mendorong kita untuk langsung mengonsumsi obat penurun panas tak peduli apapun penyebabnya. Padahal hampir semua obat-obatan kimia tidak bebas dari efek samping yang merugikan kesehatan.

Demam akibat penyakit ringan

Sebagian besar gejala panas demam biasanya terkait dengan penyakit ringan seperti influenza. Ciri-ciri demam ringan biasanya suhu tubuh penderita tidak melebihi 38,5°C. Obat penurun panas mungkin efektif meredakan demam seperti ini. Tapi obat tersebut tidak bisa menyembuhkan influenza.

Beberapa pakar gizi menyarankan, untuk meredakan demam ringan sebaiknya kita memanjakan tubuh dengan mengonsumsi makanan kaya nutrisi. Tujuannya agar tubuh memiliki kekuatan untuk melawan sumber penyakit dengan sendirinya.

Jadi, bila kita terserang panas demam jangan buru-buru makan obat penurun panas. Siapa tahu demam yang kita derita bisa disembuhkan dengan makanan yang tepat. Karena sebagian besar demam ringan bisa sembuh hanya dengan mengonsumsi makanan yang tepat.

Lain halnya bila demam terus berlanjut hingga lebih dari 3 hari. Ada baiknya kita mulai mencurigai penyebab yang lebih serius. Bila sudah seperti ini tentunya dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Asupan makanan penurun panas

Berikut ini beberapa golongan makanan penurun panas yang bisa membantu meredakan demam:

1. Air atau cairan elektrolit

Salah satu fungsi air atau cairan dalam tubuh manusia untuk menyeimbangkan suhu tubuh. Air berperan menurunkan suhu saat lingkungan tubuh mengalami panas yang berlebihan seperti kondisi demam.

Demam bisa menyebabkan dehidrasi atau tubuh mengalami kekurangan cairan. Dehidrasi menyebabkan tubuh semakin lemah dan suhu tubuh semakin tinggi. Untuk menurunkannya tubuh perlu mendapatkan asupan air lebih banyak.

Ketika demam sebaiknya minum lebih banyak air agar tubuh tidak mengalami dehidrasi Bila dehidrasi telah menyerang sebaiknya minum cairan yang mengandung elektrolit tinggi, seperti oralit.

2. Buah-buahan

Cairan tubuh tidak hanya datang dari air yang kita minum. Setiap makanan yang mengandung air akan menambah cairan tubuh. Buah-buahan adalah salah satu makanan yang mengandung banyak air. Disamping itu buah banyak mengandung vitamin C yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Terdapat beberapa buah penurun panas demam. Biasanya buah-buahan ini memiliki kandungan air dan vitamin C yang cukup banyak. Berikut buah-buahan yang dianjurkan sebagai makanan penurun panas:

  • Buah delima
  • Kelapa muda
  • Melon
  • Mentimun
  • Pepaya

3. Sup ayam

Banyak yang mengatakan sup merupakan obat penyembuh flu, ini tidak benar. Sup ayam atau sup kaya protein lain berguna bagi penderita flu yang mengalami panas demam bukan dengan membasmi penyakit itu secara langsung.

Sup ayam kaya dengan protein yang sangat diperlukan tubuh yang sedang dalam proses penyembuhan. Protein merupakan komponen pembangun yang menggantikan atau memperbaiki sel-sel yang rusak.

Selain itu sup memiliki karakter yang sangat nyaman ketika dimakan oleh penderita flu. Kehangatan sup dapat membantu penderita demam merasa lebih baik dan juga mempercepat pergerakan lendir melalui hidung. Apalagi sup merupakan makanan yang mengandung banyak air.

4. Teh herbal

Beberapa teh tanaman herbal banyak yang mengandung senyawa aktif yang bisa menurunkan panas. Teh herbal ini bisa dibuat langsung dengan merebus bahan-bahan herbal atau dalam bentuk tepung yang dilarutkan. Sebaiknya dimimun hangat-hangat untuk memberikan efek nyaman.

  • Kunyit
  • Jahe
  • Papermin
  • Temulawak
  • Kunyit

Pernyataan penyangkalan (Disclaimer)
Seluruh informasi dalam website ini merupakan gambaran umum yang ditujukan sebagai pengetahuan. Bukan untuk diagnosis diri dan tidak bertujuan menggantikan diagnosis medis. Untuk mendapatkan nasehat medis silahkan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi Anda sesuai dengan permasalahan yang sedang dihadapi. Baca selengkapnya »