Apa yang terjadi bila tubuh kita kelebihan vitamin C?Bagikan

Vitamin C memilki peran vital bagi kesehatan tubuh. Namun mengomsumsinya secara berlebihan bisa membahayakan.
faktagizi.com

Tubuh kita tidak bisa memproduksi sendiri vitamin C. Untuk memenuhinya diperlukan asupan dari makanan yang kita konsumsi setiap hari.

Sumber utama vitamin C adalah buah-buahan dan beberapa jenis sayuran. Selain itu bisa juga didapatkan dari suplemen, baik berupa suplemen makanan atau suplemen yang disuntikan langsung ke tubuh kita.

Vitamin C yang terdapat dalam suplemen biasanya memiliki dosis tinggi. Sebagai contoh, dalam satu tablet suplemen bisa mengandung 1000 mg vitamin C. Jumlah ini setara dengan memakan 12 butir buah jeruk!

Padahal pada umumnya manusia dewasa hanya membutuhkan sekitar 65-90 mg per hari. Kebutuhan tersebut bervariasi pada setiap individu, tergantung pada umur, jenis kelamin, kondisi tubuh dan gaya hidup. Kebutuhan harian vitamin C pada pada ibu hamil, ibu menyusui dan orang yang memiliki kebiasaan merokok lebih tinggi dibanding orang pada umumnya.

Tidak disarankan untuk mengonsumsi vitamin C lebih dari 2000 mg per hari, karena dapat memicu gangguan kesehatan yang membahayakan. Bahkan pada orang yang memiliki lambung sensitif, mengonsumsi lebih dari 1000 mg per hari sudah menunjukkan gejala sakit perut atau diare.

Kemana kelebihan vitamin C dibuang?

Selain tidak bisa memproduksi sendiri, tubuh kita tidak bisa menyimpan kelebihan vitamin C. Setiap kelebihan vitamin ini akan dibuang bersama air kencing.

Lantas, adakah efek samping akibat kelebihan vitamin C?

Meskipun tubuh selalu membuang kelebihannya tetap saja ada akibat buruk yang tidak bisa dihindari. Bisa berupa gangguan kesehatan ringan ataupun yang cukup serius.

Efek samping yang mungkin timbul

  • Sakit perut dan diare
    Nama lain vitamin C adalah asam askorbat. Konsumsi berlebihan vitamin ini bisa meningkatkan keasaman lambung. Pada sebagian orang, terutama yang memiliki masalah lambung seperti maag, kondisi ini bisa menyebabkan sakit perut dan diare.
  • Memicu pembentukan batu ginjal
    Proses metabolisme vitamin C menghasilkan asam oksalat. Pada kondisi normal asam oksalat akan dibuang bersama air kencing. Namun pada penderita gangguan ginjal senyawa ini akan menumpuk dalam ginjal. Peningkatan asam oksalat dapat menyebabkan pembentukan kalsium oksalat, zat inilah yang akan membentuk batu ginjal.
  • Menggagalkan penyerapan vitamin B12
    Kelebihan vitamin C akan mengurangi kemampuan tubuh kita dalam menyerap vitamin B12. Padahal vitamin B12 sangat diperlukan tubuh untuk memproduksi sel darah merah. Salah satu akibatnya bisa menimbulkan anemia.
  • Membahayakan janin dan bayi
    Ibu hamil dan menyusui memerlukan vitamin C lebih banyak dibanding orang normal. Namun kelebihan vitamin C pada ibu hamil dapat berakibat buruk pada bayi yang akan dilahirkan. Oleh karena itu mengonsumsi suplemen vitamin C pada ibu hamil sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Pernyataan penyangkalan (Disclaimer)
Seluruh informasi dalam website ini merupakan gambaran umum yang ditujukan sebagai pengetahuan. Bukan untuk diagnosis diri dan tidak bertujuan menggantikan diagnosis medis. Untuk mendapatkan nasehat medis silahkan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi Anda sesuai dengan permasalahan yang sedang dihadapi. Baca selengkapnya »