Anda sedang diet rendah lemak? Ketahui hal berikut

Lemak memiliki peran penting dalam kesehatan tubuh. Ketahuilah hal-hal penting berikut sebelum melakukan diet rendah lemak.
Diet lemak
faktagizi.com

Bagi sebagian orang lemak terdengar menakutkan. Banyak orang yang melakukan diet rendah lemak, karena zat ini dianggap bertanggung jawab terhadap munculnya sejumlah penyakit. Padahal lemak memiliki fungsi vital bagi kesehatan tubuh.

Lemak memberikan cita rasa lezat pada makanan. Oleh karena itu hampir setiap makanan enak mengandung lemak. Semakin hari proporsi lemak dalam diet manusia moderen semakin tinggi.

Ditambah lagi dengan gaya hidup yang serba praktis. Teknologi memungkinkan manusia menyelesaikan pekerjaan dengan aktivitas yang lebih sedikit. Dalam kondisi seperti ini sebenarnya manusia membutuhkan energi lebih sedikit tapi konsumsi lemaknya malah semakin tinggi.

Apa sebenarnya fungsi lemak?

Terdapat dua fungsi utama lemak bagi tubuh kita. Pertama, sebagai sumber energi. Lemak merupakan sumber energi paling efektif. Dalam setiap gram lemak terdapat 9 kalori. Bandingkan misalnya dengan protein dan karbohidrat yang hanya mengandung 4 kalori dalam setiap gramnya.

Tubuh akan menyimpan cadangan energi dalam bentuk lemak. Baik itu energi yang didapat dari karbohidrat atau protein, bila tidak dipakai akan disimpan dalam bentuk lemak.

Kedua, lemak merupakan pelarut bagi sejumlah vitamin seperti vitamin A, vitamin D, vitamin E dan vitamin K. Tanpa keberadaan lemak tubuh kita tidak bisa menyerap vitamin-vitamin tersebut. Padahal fungsi vitamin-vitamin itu sangat vital.

Mengingat peran lemak begitu penting, ada baiknya untuk mengetahui hal-hal berikut sebelum Anda melakukan diet rendah lemak.

Mengenal jenis-jenis lemak

Terkait dengan diet, terdapat beberapa jenis lemak yang perlu diketahui.

  • Lemak tak jenuh (unsaturated fat)
    Lemak tak jenuh sering dikategorikan sebagai lemak baik dan sehat untuk dimakan. Lemak jenis ini membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Terdapat dua jenis lemak tak jenuh, yakni lemak tak jenuh tunggal  dan lemak tak jenuh ganda.
    • Lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fat). Lemak tak jenuh tunggal biasanya berbentuk cairan dalam suhu ruang. Contoh makanan yang kaya dengan lemak tak jenuh tunggal antara lain minyak kanola, minyak zaitun, alpukat, kacang almond, kacang pistachios dan kacang mete.
    • Lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fat). Lemak tak jenuh ganda sangat baik untuk kesehatan. Salah satu lemak tak jenuh ganda yang sangat dibutuhkan adalah omega-6 dan omega-3. Lemak ini dapat ditemukan dalam ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau, alga dan udang.
  • Lemak jenuh (saturated fat)
    Lemak jenuh biasanya berbentuk padat dalam suhu ruang. Banyak ditemukan dalam lemak hewani, tetapi ada juga lemak nabati yang mengandung lemak jenuh. Lemak jenuh dikategorikan sebagai lemak yang kurang baik untuk dikonsumsi. Jenis lemak ini dapat menaikan kadar kolesterol dalam darah dan menaikan resiko penyakit jantung. Sumber lemak yang mengandung lemak jenuh antara lain daging babi, domba, sapi, es krim, kulit ayam dan mentega.
  • Lemak trans (trans fat)
    Lemak trans sangat jarang dijumpai dalam makanan alami. Lemak ini dibuat dari lemak hewani dan nabati yang diproses melalui metode hidrogenasi. Lemak trans dikategorikan sebagai lemak yang buruk dan harus dihindari.  Lemak trans biasanya ditemukan dalam margarin dan produk turunannya seperti biskuit, roti, bolu dan makanan olahan lain.

Beberapa tips diet rendah lemak

  • Setiap orang memiliki sistem tubuh berbeda, pastikan jumlah lemak yang dibutuhkan setiap hari. Para ahli menyarankan konsumsi lemak tidak melebihi 65 gram per hari. Bila perlu, kunjungi ahli nutrisi atau gizi untuk mengeceknya.
  • Kenali jenis makanan yang dikonsumsi. Jika membeli produk siap saji seperti biskuit, lihat label informasi nilai gizi pada kemasannya. Jika membeli bahan alami seperti sayur dan buah, pelajari nutrisi yang terkandung dalam jenis-jenis makanan tersebut.
  • Hindari makanan dan minuman yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans.
  • Perbanyak mengonsumsi makanan atau minuman dengan lemak tak jenuh yang sehat bagi tubuh.
  • Rajin berolahraga, tidur cukup, dan hindari stres.

Pernyataan penyangkalan (Disclaimer)
Seluruh informasi dalam website ini merupakan gambaran umum. Untuk mendapatkan nasehat individual silahkan berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi Anda sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. Baca selengkapnya »