25 Buah yang mengandung vitamin C paling banyakBagikan

Berikut ini daftar 25 buah buah-buahan kaya vitamin C yang umum ditemukan di pasar Indonesia, baik yang diproduksi di dalam negeri maupun yang diimpor. Data kandungan nutrisi diambil dari USDA National Nutrien. Dihitung per 100 gram potongan buah dalam keadaan segar, tanpa diolah.

#25  Semangka (8,1 mg)

Semangka (Citrullus lanatus) termasuk kedalam labu-labuan masih satu kelompok dengan melon, mentimun, dan blewah. Buah ini banyak dibudidayakan di Indonesia, paling cocok ditanam di dataran rendah yang memiliki cuaca panas.

Lebih dari 90% buah semangka terdiri dari air. Buah ini memiliki kandungan vitamin A, vitamin B1, vitamin B2 dan vitamin C. Kandungan vitamin C dalam buah semangka lebih menonjol dibanding jenis vitamin lainnya. Selain vitamin, semangka juga kaya dengan zat karotenoid seperti beta karoten.

#24  Pisang (8,7 mg)

Buah pisang

faktagizi.com

Pisang merupakan buah khas daerah tropis. Dilihat dari cara mengonsumsinya terdapat dua jenis pisang, yakni pisang yang biasa dimakan langsung dan pisang yang dijadikan makanan pokok. Jenis yang kedua biasanya diolah dulu sebelum dimakan.

Pisang yang biasa dijadikan makanan pokok (plantains) memiliki kandungan vitamin C jauh lebih tinggi dibanding pisang yang biasa dimakan langsung. Kandungannya sekitar 18.4 gram per 100 mg buah. Lihat selengkapnya tentang buah pisang.

#23  Delima (10,2 mg)

Buah delima (Punica granatum) terkenal dengan warna merahnya yang khas. Buah ini dipercaya berasal dari Iran. Saat ini banyak ditanam di Timur Tengah, Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Buah delima memilki kandungan vitamin yang cukup lengkap mulai dari vitamin A, vitamin B kompleks (B1, B2, B5, B6, B9), vitamin C, vitamin E dan vitamin K. Dari sederet vitamin tersebut kandungan vitamin K paling banyak diikuti oleh vitamin C.

#22  Nangka (13,7 mg)

Buah nangka memiliki aroma kuat yang khas. Buah ini banyak ditanam diperangan rumah. Ketersediaanya melimpah dan harganya pun cukup murah. Nangka ditengarai berasal dari India.

Daging buah nangka memiliki kandungan vitamin C, vitamin B6 dan vitamin A. Vitamin C yang terdapat dalam buah nangka paling tinggi dibanding vitamin lainnya.

#21  Jamblang/Duwet (17,4 mg)

Buah jamblang atau dikenal juga dengan sebutan dawet (Syzygium cumini) ini sudah sangat jarang ditemukan di perkotaan. Daging buahnya berwarna putih dan kulitnya ungu kemerahan hingga kehitaman. Bentuknya seperti anggur namun rasanya sedikit kesat.

Buah jamblang juga kaya dengan vitamin C dan vitamin A. Ada juga beberapa vitamin dalam jumlah yang kecil seperti niacin dan riboflavin. Selain itu juga kaya dengan mineral penting seperti potasium dan kalsium.

#20  Alpukat (17,4 mg)

Buah alpukat

faktagizi.com

Siapa yang tak kenal buah ini? Indonesia merupakan 10 besar penghasil alpukat dunia. Buah ini asalnya dari benua Amerika tapi bisa tumbuh dengan baik di Indonesia.

Buah alpukat memiliki kandungan lemak yang tinggi dibanding jenis buah-buahan lain. Lemak alpukat sering dijadikan alternatif yang lebih baik dari lemak hewani karena kaya akan lemak tak jenuh. Buah alpukat mengandung vitamin C,  vitamin B6 dan vitamin A. Lihat buah alpukat selengkapnya.

#19  Durian (19,7 mg)

Durian terkenal karena aromanya yang khas. Buah ini sering disebut-sebut sebagai raja buah. Sangat disukai di daerah Asia Tenggara.

Durian merupakan buah yang memiliki total kalori cukup tinggi, yakni sebesar 147 kalori per 100 gram buah. Selain itu kandungan lemaknya juga cukup tinggi. Vitamin yang terdapat dalam buah durian dalam jumlah yang signifikan yaitu vitamin C dan vitamin B6.

#18  Sukun (29 mg)

Sukun atau dikenal juga sebagai buah roti, karena ketika dibakar tekstur daging buahnya empuk seperti roti. Asalnya dari daerah Oseania, kepulauan di bagian timur Indonesia. Buah sukun tumbuh subur di dataran rendah dan daerah pantai.

Di beberapa negara sukun dijadikan makanan pokok, sebagai sumber karbohirat. Buah sukun tidak biasa dimakan langsung. Untuk mengonsumsinya harus diolah terlebih dahulu dengan cara dikukus, dibakar, direbus, digoreng atau dijadikan tepung. Buah sukun kaya dengan vitamin C dan vitamin B6.

#17  Markisa (30 mg)

Markisa bisa tumbuh baik di daerah tropis maupun sub tropis. Buah ini rasanya asam, jarang dimakan langsung kecuali kuat dengan kecutnya. Biasanya disajikan dalam bentuk sirup yang telah ditambahkan gula.

Markisa merupakan salah satu buah yang kaya dengan zat besi. Dalam satu takaran 100 gram terdapat 4 miligram zat besi, jumlah ini mencukupi hampir setengah kebutuhan harian. Buah markisa memiliki kandungan vitamin C, vitamin A, dan vitamin B6.

#16  Anggur (31,2 mg)

faktagizi.com

Hanya beberapa tempat di Indonesia yang bisa memproduksi buah anggur dengan baik. Kebanyakan buah anggur yang beredar di pasaran didatangkan dari negara lain. Dari total produksi buah anggur hanya seperempatnya yang dikonsumsi sebagai buah segar, kebanyakan digunakan sebagai bahan baku minuman wine.

Buah anggur memiliki kandungan vitamin B1,B2,B3,B6,B9,C,E dan K. Anggur merupakan salah satu sumber vitamin K. Dengan mengonsumsi 100 gram buah anggur, kita bisa mencukupi 14% kebutuhan harian vitamin K.

#15  Belimbing (34,4 mg)

Buah Belimbing

faktagizi.com

Belimbing termasuk dalam buah-buahan tropis. Bentuknya unik, bila dibelah secara melintang berbentuk seperti bintang. Oleh karena itu sering disebut sebagai star fruit.

Belimbing kaya dengan antioksidan terutama poligenol. Zat ini berguna untuk menekan keberadaan radikal bebas daam tubuh. Kandungan kalori dalam buah belimbing cukup rendah, hanya 31 kalori per 100 gram. Lihat selengkapnya tentang buah belimbing.

#14  Mangga (36,4)

Indonesia merupakan salah satu penghasil mangga terbesar di dunia disamping India, Cina, Thailand, Meksiko, Pakistan dan Filipina. Buah mangga banyak diekspor ke Eropa, Amerika Serikat dan Jepang. Selain produsen Indonesia juga jadi tujuan ekspor buah mangga.

Buah mangga rasanya manis namun memiliki indeks glikemik rendah. Jadi meskipun manis buah ini tidak akan meningkatkan kadar gula darah secara berlebihan. Kandungan vitamin buah mangga terbilang lengkap, yaitu vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, B9, C, E dan K.

#13  Melon (36,7 mg)

Buah melon

faktagizi.com

Buah melon masih satu kelompok dengan semangka, blewah dan mentimun. Buah ini sama-sama memiliki kadar air tinggi.

Melon memiliki kandungan vitamin A, vitamin B6 dan vitamin C. Dengan memakan buah melon sebanyak 100 gram, sekitar 60% kebuthan harian vitamin A dan C kita sudah terpenuhi.  Selain itu, melon juga kaya dengan kalium dan likopen. Kedua zat ini berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.

#12  Nanas (47,8 mg)

Kandungan vitamin C buah nanas sangat tinggi. Dengan mengonsumsi 100 gram buah nanas, separuh kebutuhan harian vitamin C tubuh kita sudah terpenuhi. Tapi hati-hati,  buah ini memiliki kandungan asam oksalat tinggi yang bisa membuat bibir gatal.

#11  Lemon (53 mg)

Lemon merupakan kelompok sitrus (citrus) dengan rasa yang lebih asam. Meskipun sama-sama berasa kecut, lemon berbeda dengan jeruk nipis (key lime).

Karena rasanya yang asam lemon jarang dikonsumsi langsung, buah ini biasanya diambil sarinya untuk dijadikan minuman. Minuman air lemon ditambah dengan air putih populer sebagai detox.

#10  Stroberi (58,8 mg)

Buah stroberi yang dikenal luas merupakan hasil hibrida dari varian alam. Buah ini rasanya manis asam hingga kecut. Karena aromanya yang khas buah ini banyak dijadikan sebagai bahan baku makanan olahan.

#9  Pepaya (60,9 mg)

Buah pepaya

faktagizi.com

Pepaya merupakan buah-buahan tropis. Ketersediaannya melimpah dan harganya murah. Daging buah pepaya warnanya merah rasanya manis. Lihat selengkapnya tentang buah pepaya.

#8  Jeruk nipis (61 mg)

Jeruk nipis termasuk kedalam kelompok sitrus. Rasanya seperti lemon sangat kecut, biasanya dikonsumsi dengan diperah airnya untuk dijadikan minuman.

#7  Kesemek (66 mg)

Buah mengandung vitamin C

faktagizi.com

Kesemek sebenarnya bukan buah tropis, tapi masih bisa tumbuh di Indonesia terutama di dataran tinggi. Buah ini banyak ditemukan di Asia Timur, seperti Cina dan Jepang. Kesemek ada yang bisa langsung dimakan ada yang tidak karena rasanya sepat.

#6  Jeruk (71 mg)

faktagizi.com

Jeruk mungkin buah-buahan yang sangat populer sebagai sumber vitamin C. Buah ini sering dijadikan ikon produk-produk vitamin C untuk suplemen maupun multivitamin. Namun ternayata jeruk bukan buah yang memiliki kandungan vitamin C paling tinggi.

#5  leci (71.5 mg)

Buah ini rasanya manis, bentuknya seperti rambutan tapi tidak memiliki rambut. Daging buah berwarna putih dengan kulit merah. Rasanya manis asam.

#4  Lengkeng (84 mg)

Buah lengkeng daging buahnya tidak jauh berbeda dengan leci, hanya saja kulit buahnya berwarna coklat. Belakangan ada juga buah lengkeng dengan kulit buah berwarna merah.

#3  Kiwi Gold (161,3 mg)

Sampai saat ini buah kiwi tidak bisa ditanam di Indonesia. Namun dipasaran mudah didapatkan dari impor. Terdapat dua jenis kiwi yakni kiwi gold dan kiwi hijau. Kiwi hijau kandungan vitamin C-nya sekitar 92,7 mg lebih rendah dari kiwi gold.

#2  Kismis (181 mg)

Kismis jarang dijumpai dalam bentuk segar. Biasanya dihidangkan dalam bentuk kering. Kismis biasa dijasikan bahan tambahan untuk mempercantik kue dan roti.

#1  Jambu biji (228,3 mg)

faktagizi.com

Sejauh ini, jambu biji diketahui merupakan sumber vitamin C paling kaya. Kandungannya tertinggi dibanding buah-buahan lainnya. Jambu biji merupakan buah-buahan tropis yang tumbuh dengan baik di Indoensia. Jadi bila anda membutuhkan asupan vitamin C dari buah-buahan, tak perlu mencari buah yang mahal. Cukup dengan jambu biji saja!

Pernyataan penyangkalan (Disclaimer)
Seluruh informasi dalam website ini merupakan gambaran umum yang ditujukan sebagai pengetahuan. Bukan untuk diagnosis diri dan tidak bertujuan menggantikan diagnosis medis. Untuk mendapatkan nasehat medis silahkan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi Anda sesuai dengan permasalahan yang sedang dihadapi. Baca selengkapnya »