Kiat membujuk anak agar mau makan sayur sejak diniBagikan

Perlu usaha kuat agar anak menyukai sayuran. Biasakan sejak dini untuk membentuk pola makannya.
Sayur
faktagizi.com

Sayuran dan anak-anak itu ibarat anjing dan kucing, susah berkawan. Bagi yang memiliki anak balita tentu pernah merasakan susahnya membujuk anak agar mau makan sayur. Padahal sayur sangat dibutuhkan sebagai sumber serat, vitamin dan mineral.

Untuk mendapatkan asupan gizi seimbang, dalam setiap piring yang kita makan harus terdiri dari karbohidrat, lauk pauk, sayuran dan buah-buahan. Dari empat unsur itu sayuran yang paling susah dikenalkan ke anak-anak.

Anak-anak yang tidak menyukai sayur cenderung akan terus tidak menyukainya ketika mereka beranjak dewasa. Jadi, alangkah baiknya kebiasaan diet sayur ditanamkan sejak dini.

Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui beberapa manfaat sayuran bagi si buah hati:

  • Hampir semua jenis sayuran rendah lemak dan kalori. Hal ini menjadi sangat penting mengingat gaya hidup saat ini yang dipenuhi makanan siap saji yang tinggi lemak dan rendah serat. Diet sayuran bisa menurunkan resiko obesitas dan diabetes tipe 2.
  • Sayuran kaya dengan serat yang sangat bermanfaat. Serat dalam sayuran membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya.
  • Sayuran mengandung sejumlah vitamin dan mineral penting. Seperti vitamin A, vitamin C, potasium, dan asam folat. Vitamin A berguna untuk kesehatan mata. Vitamin C untuk mempercepat penyembuhan luka, menjaga kulit, gigi dan gusi tetap sehat. Potasium berguna menjaga tekanan darah, sedangkan asam folat memiliki peran penting dalam menjaga pertumbuhan syaraf dan otak.
  • Banyak jenis sayuran yang kaya dengan antioksidan. Sayuran bisa mengurangi jumlah radikal bebas dalam tubuh, sehingga menekan resiko penyakit kanker.

Lalu apa yang harus dilakukan agar anak mau makan sayur? Tips berikut ini mungkin bisa membantu menstimulus anak agar menyukai sayuran sejak dini.

  • Ciptakan persepsi baik tentang sayur. Caranya bisa dengan membelikan buku bacaan yang mengandung cerita mengenai sayur-mayur. Buku anak berbentuk dongeng dapat membuatnya tertarik dan mulai membangun citra bahwa rasa sayuran ternyata tidak semenakutkan yang dia bayangkan.
  • Berikan contoh. Biasakan memakan sayur di depan anak Anda. Anak cenderung akan mencontoh apa yang dilakukan orang dewasa. Dengan adanya contoh diharapkan anak akan tertarik dan ikut-ikutan mencoba makan sayur.
  • Lebih kreatif dalam membuat menu. Buat kreasi menu makanan dari sayur yang dicampur dengan jenis makanan lain kesukaan anak. Misalnya, jika anak Anda sangat gemar makan sosis, cobalah membuat menu sayur yang dicampur dengan sosis. Tujuannya, supaya otak anak mengira dia sedang makan sosis, padahal ada sayuran di dalamnya.
  • Perlihatkan juga perilaku anak lain. Misalnya mengajak anak makan di restoran atau tempat publik lain, dimana ada anak seusianya yang bisa menikmati sayuran. Atau bisa pula Anda membuat pesta anak-anak dan membuat lomba siapa yang paling cepat atau paling gemar makan sayur. Anak tentu tidak mau kalah dengan teman-temannya soal makan sayur.
  • Ajak anak mengolah sayur. Sesekali ajak anak bereksperimen dalam memasak di dapur. Kita dapat memperkenalkan cara membeli sayur, mencuci bersih, memotong-motong, memasak, dan menghidangkan di meja makan. Anak biasanya tertarik dengan sesuatu yang sebenarnya belum bisa dia kerjakan sendiri.

Pernyataan penyangkalan (Disclaimer)
Seluruh informasi dalam website ini merupakan gambaran umum yang ditujukan sebagai pengetahuan. Bukan untuk diagnosis diri dan tidak bertujuan menggantikan diagnosis medis. Untuk mendapatkan nasehat medis silahkan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi Anda sesuai dengan permasalahan yang sedang dihadapi. Baca selengkapnya »